Hujan yang sering mengguyur Jakarta da sekitarnya hingga menyebabkan banjir juga menyimpan pandemi leptospirosis. Penyakit yang sering dikenal berasal dari kencing tikus yan berakibat sakit kepala, meriang, nyeri tenggorokan, diare, nyeri luar biasa pada otot manusia, hingga Lumpuh pada manusia.
Berikut ini Rantai perjalanan Bakteri Leptospyra :
1. Leptospyra menginfeksi tikus
2. Leptospyra berkembang dalam tubuh tikus, keluar melalui urine tikus dalam bentuk
spora yang bisa bertahan hingga 1 bulan digenangan air dan tempat kotor
3. Urine tikus mencemari lingkungan
4. Binatang ternak kontak dengan urine tikus terinfeksi sehingga ternak pun
terinfeksi
dan berpotensi menularkan penyakit leptospirosis
5. Kontak dengan urine tikus terinfeksi melalui berbagai cara yang dilakukan manusia
sehingga manusia mengidap leptospirosis
6. Urine tikus yang terinfeksi masuk dalam tubuh binatang peliharaan sehinga bisa
jadi perantara penularan
7. Manusia kontak dengan urine tikus terinfeksi yang berada dilingkungan, biasanya
ditempat yang sering tergenang air akibat banjir
8. Penularan bisa terjadi karena manusia melakukan kontak dengan binatang ternak
yang terinfeksi
Sumber : majalah TRUBUS - Januari 2006/XXXVII
Praktek Akupunktur & Estetika
12 tahun yang lalu















0 komentar:
Posting Komentar