Jumat, 08 Januari 2010

Depnakertrans

Fokus ke Transmigrasi


JAKARTA - Anggaran untuk transmigrasi merupakan anggaran paling besar yang dialokasikan di Depnakertrans.
Sekretaris Jenderal Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) Besar Setyoko mengatakan, anggaran khusus untuk transmigrasi dalam Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tentang Penetapan Pejabat Pengelola Keuangan Depnakertrans 2010 mencapai Rp1.231.035.353.

Dana tersebut terbagi untuk Direktorat Jenderal Pembinaan, Penyiapan, Permukiman dan Penempatan (P4T) sebesar Rp646.861.128 dan untuk Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (P2MKT) sebesar Rp584.174.225. Besar menyebutkan, total anggaran yang diterima Depnakertrans dalam APBN 2010 mencapai Rp2.860.298.807.

“Dana tersebut dialokasikan ke 790 DIPA dalam bentuk dana pusat, dekosentrasi dan dana tugas pembantuan,” lugasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Besar juga menyatakan telah ditetapkan pejabat pengelola keuangan di pusat maupun daerah sebanyak 1.695 orang. Rinciannya yakni, penguji dan penerbit sumber daya manusia (SDM) 285 orang, bendahara pengeluaran dan penerima 772 orang serta pelaksana pengelola 315 orang.

Namun masih ada yang dalam proses penetapan sebanyak 95 satuan kerja dan yang belum mengusulkan sebanyak 118 satuan kerja.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, transmigrasi merupakan jawaban dari persoalan pengangguran dan kemiskinan. “Transmigrasi sangat relevan sebagai upaya pembangunan didaerah,” lugasnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan meminta bantuan seluruh pengusaha dan lintas departemen untuk terlibat dalam transmigrasi jenis agro industry sehingga pertanian pun dapat berkembang.

Muhaimin mengaku optimis bahwa dalam waktu 5-10 tahun lagi program transmigrasi akan menjadi andalan dalam menjembatani pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk mencapai itu, urainya, daerah penempatan dan asal transmigran harus dipersiapkan dengan matang.
(Neneng Zubaidah/Koran SI/ram)

www.okezone.com

0 komentar: