
BERLATAR belakang pegunungan dan pepohonan rimbun, sebuah taman pemakaman yang tertata rapi menghampar luas di balik taman pemakaman lain, pemakaman umum Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat. Bendera warna merah, putih, dan biru di latar belakang sebuah monumen memberi petunjuk jelas, taman makam di belakang taman makam umum itu berhubungan dengan Belanda. Sebetulnya, pada pagar masuk ke taman makam ini tertulis jelas Ereveld Leuwigajah.
Taman makam kehormatan Belanda (ereveld) tersebar di pulau Jawa dan satu di Ambon. Di Jawa, taman makam itu terbentang di Jakarta, Ancol dan Menteng Pulo; di pemakaman Pandu; Leuwigajah di Cimahi; di Surabaya taman makam ini terletak di Kembang Kuning; dan di Semarang Taman Makam Kehormatan Belanda ini ada di Kalibanteng dan Candi. Di Asia Pasifik, ereveld Belanda tersebar di Thailand, Myanmar, Singapura, Korea, Hong Kong, dan Australia.
Di lahan ereveld ini, sejak zaman Jepang, sudah menjadi lahan pemakaman bagi jenazah para tahanan di kamp tahanan semasa pendudukan Jepang. Meskipun demikian, lahan ini tak hanya berisi jasad tahanan semasa Jepang tapi juga pemakaman bagi serdadu KNIL (Koninklijk Nederlandshe Indische Leger). Semua pemakaman Belanda ini dipelihara dan diurus oleh sebuah yayasan bernama Oorlogsgraven Stichting dengan semboyan Opdat Zij Met Eere Mogen Rusten (So That They May Rest In Honor).
Dalam website resmi yayasan tersebut disebutkan, ada 5.200 jasad beristirahat di Ereveld Leuwigajah ini. Dan ada 25.000 korban perang yang dimakamkan di tujuh ereveld di Jawa. Ereveld Leuwigajah diresmikan pada 20 Desember 1949.
Begitu masuk ke taman ini, pengunjung bisa melihat monumen berupa prasasti dengan tulisan besar di atasnya. "Ter eerbiedige nagedachtenis aan de vele ongenoemoen die hun leven offerden en niet rusten op de erevelden" (Untuk mengenang dengan hormat mereka yang tak disebut tetapi telah mengorbankan dirinya dan tidak beristirahat di taman-taman kehormatan) - Demikian kalimat itu tertulis, dalam huruf besar, di atas prasasti tersebut.
Tentu saja, seperti di semua ereveld Belanda, tak semua pengunjung diizinkan masuk, kecuali keluarga. Mereka yang ingin menikmati keindahan taman pemakaman itu dalam bagian dari wisata, harus minta izin terlebih dahulu ke kantor yayasan pemakaman tersebut. Ereveld itu seperti menggenapi Cimahi sebagai kota tujuan wisata.
Sebuah contoh, betapa sebuah taman makam pahlawan tak dikenal pun berpotensi menjadi atraksi wisata, maka Cimahi dengan begitu banyak potensi wisata, dan selama ini hanya jadi kota yang dilewati orang yang akan menuju Bandung, bisa memantapkan diri menjadi kota tujuan wisata.















0 komentar:
Posting Komentar