Penguatan Harga Minyak Dipicu Spekulasi
JAKARTA - Pemerintah menilai tren penguatan harga minyak mentah dunia saat ini lebih didorong oleh faktor spekulasi. Penguatan harga minyak dianggap belum didasari oleh faktor fundamental, seperti kondisi perekonomian.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan (Depkeu) Anggito Abimanyu mengatakan, perkembangan harga minyak harus dilihat dalam beberapa waktu untuk memprediksi tren pergerakannya dengan lebih pasti.
"Kita akan lihat apakah harga ini akan terus seperti sekarang atau (kenaikan) ini merupakan sense of optimism karena pertumbuhan ekonomi meningkat," terangnya di Jakarta, Jumat (8/1/2010).
Pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini memang diyakini akan membaik. Para spekulan melihat hal ini sebagai sinyal kenaikan permintaan dunia atas minyak sehingga harganya menguat. "Ini (minyak) masih ada unsur-unsur spekulasi bahwa harga akan naik," terang dia.
Namun, Anggito melihat, penguatan harga minyak belakangan ini belum riil. Menurutnya, belum jelas dasar kenaikan harga minyak ini.
Pasalnya, dia menerangkan, sejauh ini penguatan pertumbuhan ekonomi belum sesuai dengan ekspektasi dunia. Kemungkinan, ujarnya, baru pada kuartal I 2010 terlihat proyeksi lebih riil dari pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini. Di situ baru terlihat apakah permintaan minyak dunia akan meningkat seperti yang diperkirakan.(Meutia Rahmi /Koran SI/rhs)
www.okezone.com















0 komentar:
Posting Komentar